Amazing Oktober 2018

Kabar bahagia datang pada bulan Oktober 2018, dimana ada tiga penghargaan yang diperoleh Kabbupaten Blitar dari berbagai sector khususnya terkait pariwisata kebudayaan dan kepemudaan. pada tanggal 17 Oktober 2018 dua pemuda Kabupaten Blitar dinobatkan sebagai pemuda pelopor tingkat nasional oleh Kementrian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia. Adalah Saudara Muji Pranoto Pemuda Pelopor terbaik I Bidang agama, Sosial dan Budaya dan juga Saudara Dolis Setiawan Terbaik II Bidang SDA, Lingkungan hidup dan Pariwisata. Prestasi tingkat nasional ini merupakan buah dari perjuangan panjang dan berliku kedua pemuda ini yang mendedikasikan seluruh waktu, tenaga, pikiran dan materi yang mereka miliki untuk kecintaan mereka terhadap bidang yang mereka geluti. Muji Pranoto adalah pemuda Desa Karangsono yang aktif pada kegiatan – kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan dan pelestarian budaya yang berbasis komunitas. Rasa cintanya pada budaya lokal menjadi dasar keterlibatannya pada banyak kegiatan  keagamaan, sosial dan budaya sehingga dengan pengalamannya bergelut dengan kegiatan – kegiatan tersebut dapat menyampaikan gagasan – gagasan yang brilian terhadap pelesatarian dan pengembangan kegiatan keagamaan, sosial dan budaya lokal. Adapun Dolis Setiawan adalah pemuda Sutojayan yang aktif dalam pelesetarian Sumber Daya Alam dan lingkungan hidup dengan komunitas “Sahabat Menanam” yang telah dibentuknya sejak tahun 2015. Bukan hanya menyampaikan ide – ide tentang pelestarian lingkungan hidup dan sumber daya alam, tetapi keterlibatan nyata Dolis Setiawan yang dapat dilhat pada jejak – jejak digital sahabat menanam menjadi bukti bahwa Dolis setiawan berhak mendapatkan penghargaan pemuda pelopor. Idealisme dan kreatifitas adalah modal seorang Dolis setiawan dalam mendedikasikan diri pada pelestarian sumber daya alam, lingkungan hidup dan pariwisata, penghargaan ini tentu menjadi penyemangat dalam mencapai cita – cita yang telah ditetapkannya yaitu mencapai Blitar berseri 2030.

 

Pada tanggal 20 Bulan Oktober 2018, tepatnya di Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur diselenggarakan Jatim Specta Night Carnival (JSNC) 2018, event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini merupakan ajang lomba kesenian dalam bentuk parade karnaval yang diselenggarakan malam hari serta diikuti oleh seluruh Kabupaten dan Kota se Jawa Timur. Dalam kesempatan ini Kabupaten Blitar mengirimkan Tim Kesenian terbaiknya dengan menampilkan parade Bregada Dharma Wangsa Rajasa yang menceritakan perjalanan spiritual Raja Majapahit di Bumi Palah sebagai wujud baktinya pada Sang Pencipta dan Para Leluhur, penampilan tim kesenian Kabupaten Blitar juga disertai dengan mobil hias berbentuk kereta kerajaan dan burung merak yang melambangkan kendaraan yang dipakai oleh rombongan kerajaan yang melakukan perjalanan spiritual di Bumi Palah. Perjuangan Tim kesenian Kabupaten Blitar pada JSNC 2018 yang telah berlatih sejak dua bulan sebelum penyelenggaraan serta letih karena jauhnya jarak penyelenggaraan acara, terbayar dengan diperolehnya dua penghargaan bergengsi yaitu sebagai penyaji spektakuler dan mobil hias terartistik. Perolehan penghargaan pada JSNC tahun 2018 ini menyamai dengan pengharagaan serupa pada tahun 2017 yang diselenggarakan di Kota Malang.

Kampung Coklat  juga turut serta menyumbang prestasi pada bulan Oktober ini, tepatnya pada tanggal 23 Oktober 2018 bertempat di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Kampung Coklat diumumkan sebagai daya tarik wisata buatan terbaik I di Jawa Timur. Dalam event Anugrah Wisata Jawa Timur 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Blitar yang diwakili oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Miftahudin MM serta juga perwakilan dari kampung Coklat Aksin Alfatha. Penilaian Anugrah Wisata Jawa Timur 2018 dimulai sejak bulan Juli 2018 dengan memperhatikan beberapa kriteiria diantaranya aspek manajerial dan aspek lingkungan destinasi wisata.

Seluruh penghargaan yang diperoleh, merupakan bentuk sinergitas yang baik antara pemerintah dan masyarakat sehingga mengasilkan karya nyata dan dinilai sebagai sebuah prestasi oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Terlebih dari seluruh penghargaan yang diperoleh, tentu sinergi yang telah terbentuk selama ini bertujuan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat dan diharapkan kedepannya penghargaan – penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan berprestasi.