Blitar – Kunjungan wisata di Kabupaten Blitar tahun 2022 mencapai 2.597.470 orang wisatawan. Angka itu melewati target kunjungan yang diperkirakan 1.754.333 orang wisatawan. Capaian tahun 2022 itu surplus 48 persen dari angka yang ditargetkan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso mengatakan, capaian kunjungan wisata di Kabupaten Blitar ini merupakan wujud dari semangat dan kerja keras para pegiat wisata dalam membangun serta memanfaatkan segala potensi wisata yang ada di Kabupaten Blitar.
“Tentu kita bersyukur meskipun kita ditabrak dengan cobaan Covid 19 tapi teman-teman pegiat wisata Blitar membuktikan bahwa kita tetap mempunyai jiwa petarung tinggi sehingga Tahun 2022 untuk data kunjungan wisata yang masuk itu surplus 48% dari target,” ujarnya, Selasa (24/1/2023).
Menurutnya, Pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto menjadi destinasi wisata alam yang banyak dikunjungi. Sedangkan, Blitar Park di Kecamatan Garum menjadi wisata buatan yang paling banyak dikunjungi di tahun 2022. Untuk wisata budaya kunjungan terbanyak adalah ke Candi Penataran di Kecamatan Nglegok.
“Angka itu sangat luar biasa. Jadi saya ingat sebelum Covid tahun 2018 kunjungan itu kan kita bisa melampaui target 21%. Tapi justru sekarang tahun 2022 ini kita melampauinya 48%,” jelasnya.
Oleh sebab itu, Suhendro mengapresiasi dan berterima kasih atas semangat pegiat wisata di Blitar. Capaian itu menurut Suhendro, membuktikan bahwa seluruh subsektor pariwisata baik dari destinasi, perhotelan, travel dan kuliner semuanya bergerak dan berkolaborasi dengan baik.
“Semua bergerak bersama dan kita mampu membuktikan bahwa angka kunjungan itu atas kerja keras teman-teman untuk bisa melampaui target sejumlah 48%,” tambahnya.
Perlu diketahui bahwa ada tiga faktor kenaikan kunjungan wisata ke Kabupaten Blitar. Pertama adalah karena kerja keras dari pegiat wisata untuk tetap bertahan di tengah pandemi. Yang kedua, adanya koordinasi yang sangat baik antara pegiat wisata dan pemerintah. Sehingga seluruh kegiatan yang terkait dengan pariwisata bisa berjalan dengan baik.
Suhendro juga menambahkan, faktor yang ketiga adalah strategi promosi yang cukup efektif. Baik Dinas Pariwisata maupun pegiat terus gencar promosi melalui medsos yang memberi sumbangsih Kabupaten Blitar semakin dikenal masyarakat.
“Angka yang kita capai ini adalah modal kita untuk melangkah di tahun 2023. maka hal yang sudah baik tahun kemarin tentu akan semakin kita tingkatkan lebih baik lagi. Semoga nanti pariwisata kita betul-betul akan menjadi luar biasa,” urainya.
