BLITAR – Destinasi wisata di wilayah Kabupaten Blitar masih menjadi primadona para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara (Wisman). Hal ini terbukti dari data kunjungan wisata Kabupaten Blitar yang meningkat signifikan selama 2024.
Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Blitar, total kunjungan wisata di Kabupaten Blitar tahun 2024 mencapai 3.273.408 orang wisatawan. Angka itu melewati target kunjungan yang diperkirakan 3.174.257 orang wisatawan. Capaian tahun 2024 itu surplus 15 persen dari angka yang ditargetkan.
Sementara kunjungan wisatawan mancanegara di Kabupaten Blitar, khususnya ke destinasi wisata budaya/sejarah seperti candi dan situs cagar budaya juga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tahun 2024.

“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kabupaten Blitar ini mengalami peningkatan. Dari catatan kami, selama 2024 ada sejumlah 837 orang yang berkunjung ke destinasi wisata Kabupaten Blitar,” ujar Suhendro Winarso, Kepala Dinas Pariwisata dan Kabudayaan, Sabtu (25/1/2024).
Menurut Suhendro, jumlah kunjungan wisatawan asing itu meningkat signifikan. Karena pada tahun lalu, selama satu tahun tercatat sekitar 666 orang. Hal ini menunjukkan bahwa kunjungan wisman di Kabupaten Blitar mengalami peningkatan sebesar 25 persen.

Selain itu, muncul tren baru yang menunjukkan bahwa wisatawan mancanegara lebih tertarik mengunjungi objek-objek wisata budaya/sejarah seperti candi dan situs-situs cagar budaya.
Asal wisatawan pun bervariasi, mulai dari negara Belanda, kemudian Australia, lalu Denmark, Jerman, Amerika Serikat, Korea Selatan, Taiwan, Swiss, Rusia, Italia, dan Perancis dan lain sebagainya.

“Hampir 90 persen wisatawan asing yang datang ke Blitar untuk mengunjungi situs-situs budaya seperti candi dan cagar budaya, terutama Candi Penataran. Sisanya mendatangi tempat wisata alam, seperti Gunung Kelud,” ujar Suhendro.
Lebih lanjut Suhendro menambahkan, munculnya tren baru minat kunjungan wisatawan mancanegara ke situs-situs cagar budaya membuktikan bahwa Kabupaten Blitar memiliki daya tarik wisata sejarah yang kuat. Dari 32 situs cagar budaya yang berada di Kabupaten Blitar, Candi Penataran menjadi salah satu tujuan utama bagi para wisatawan selama liburan 2024.

“Naiknya jumlah pengunjung turis ini memang agenda rutinan. Biasanya mereka berkunjung ke tempat bersejarah untuk berlibur sekaligus belajar tentang relief-relief dan arsitektur Nusantara kuno. Seperti diketahui Candi Penataran sendiri merupakan bangunan suci peninggalan tiga kerajaan, yakni kerajaan Kadiri, Singosari dan Majapahit, tak salah jika situs ini sangat menarik bagi wisatawan mancanegara,” urainya.
