Gerak jalan tradisional Bakung- Lodoyo merupakan kegiatan yang rutin di selenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Blitar. Kegiatan Gerak jalan yang sudah 42 tahun terselenggara sejak pertama kali tahun 1975 ini menempuh jarak 32,5 KM. Jarak tersebut terbentang di antara 3 kecamatan dan 15 desa/kelurahan.
kegiatan yang di laksanakan pada malam hingga pagi hari ini start di kawasan Monumen Trisula di Desa Bakung, Kec. Bakung, dan finish di Alon-alon Lodoyo, Kel. Kalipang, Kec. Sutojayan. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa Nasionalisme dan Patriotisme dengan semangat Pancasila dalam diri pesertanya yaitu Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Bukan tanpa alasan, bahwa rute yang dilalui peserta, merupakan lintasan penumpasan G 30S/PKI yang konon menjadikan Blitar selatan sebagai sarang persembunyiannya. nilai filosofis inilah yang diharapkan mampu memberikan pendidikan karakter cinta semangat pancasila kepada peserta.
Sejak pertama kali di gelar, kegiatan gerak jalan ini merupakannkegiatan wajib yang di ikuti oleh Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kab. Blitar, karena merupakan suatu kebanggaan tersendiri setelah mengikuti kegiatan ini. Bahkan pada penyelenggaraan terakhir di tahun 2015 peserta Bakung-Lodoyo mencapai 2000 orang titik. Tidak dapat di pungkiri lagi kegiatan ini telah menjelma menjadi sebuah tradisi masyarakat. Tradisi yang mampu mengundang perhatian masyarakat Kabupaten Blitar dan sekitarnya. Sepanjang rute perjalanan akan menjadi pusat keramaian mendadak. Sehingga tidak heran kegiatan Gerak Jalan Tradisional Bakung-Lodoyo menjadi kegiatan yang di nanti oleh masyarakat Blitar Selatan pada khususnya dan Kabupaten Blitar Umumnya.
by : file:///C:/Users/user/Downloads/TEN%20BLITAR…._%20Sekilas%20Tentang%20Gerak%20Jalan%20Tradisional%20Bakung%20-%20Lodoyo….DEWAN%20KERJA%20CABANG%20KABUPA.html


