BLITAR – Kupatan merupakan salah satu tradisi masyarakat Indonesia yang digelar setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini terus dilakukan turun-temurun oleh masyarakat dengan berbagai cara yang unik.
Salah satunya yakni perayaan tradisi Kirab tumpeng ketupat coklat di Blitar, tepatnya di Wisata Edukasi Kampung Coklat, Desa Plosorejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar.
Tradisi Kirab Tumpeng Ketupat Coklat kembali digelar tahun ini dengan menyediakan 3.000 porsi ketupat coklat bagi pengunjung di Wisata Edukasi Kampung Coklat, Sabtu (29/4/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Sekertaris Daerah Kabupaten Blitar, Izul Marom menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi Wisata Edukasi Kampung Coklat yang telah menginisiasi kegiatan ini. Menurutnya, Kirab Tumpeng Coklat adalah tradisi unik lebaran yang juga sebagai salah satu wisata budaya bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Untuk itu saya minta, kegiatan ini bisa dirumat karena kelak bisa menjadi aset budaya warisan anak cucu.
“Kami Pemerintah Kabupaten Blitar siap mendukung setiap upaya destinasi wisata untuk mengembangkan potensi wisata yang digagas. Karena selain membuka peluang kerja, meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar juga menambah PAD bagi Kabupaten Blitar. Jadi monggo berlomba-lomba berinovasi dibidang pariwisata, karena target kunjungan wisatawan di Kabupaten Blitar sekitar 3 juta wisatawan,” kata Izul.
Dia menambahkan bahwa, perlu adanya strategi pemasaran dan kolaborasi seluruh pegiat wisata. Kita manfaatkan teknologi untuk mempublikasikan seluruh potensi yang kita miliki. Dan saya juga sudah menyampaikan ke perangkat daerah terkait supaya terus melakukan pendampingan, pembinaan agar Kabupaten Blitar ini menjadi salah satu daftar kunjungan wisata favorite di Jawa Timur bahkan level nasional. Harus optimis bapak/ibu, sehingga perlu kekompakan dan satu visi untuk mewujudkannya.
Sementara itu, Manager Kampung Coklat Blitar, Edi Purwanto mengatakan, Tradisi Kirab Tumpeng Ketupat Coklat pertama kali diadakan pada tahun 2019. Meski sempat tertunda selama 2 tahun pada 2020 hingga 2021 dikarenakan Pandemi Covid 19, Kirab Tumpeng Ketupat Coklat dapat dilakasanakan kembali pada lebaran tahun 2022 dann 2023 kali ini.
“Kirab Tumpeng Ketupat Coklat ini bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia sekaligus budaya umat Muslim. Alhamdulillah tahun ini kita bisa menggelar kembali Kirab Ketupat Coklat setelah dua tahun tidak digelar. Kali ini kita sediakan 3000 porsi Ketupat Coklat untuk para pengunjung di Wisata Edukasi Kampung Coklat,” kata Edi.
Dalam acara ini Kampung Coklat menghadirkan sesuatu yang berbeda dari lainnya dan lebih unik yaitu Ketupat dengan bahan dasar coklat disusun membentuk sembuah tumpeng yang diarak berkeliling area wisata, setelahnya ketupat dibagikan kepada pengunjung.
Disini para pengunjung sangat antusias untuk bisa menikmati olahan ketupat cokelat. Ketupat cokelat sebelumnya disusun menjadi sebuah gunungan tumpeng dan diarak keliling Desa Plosorejo dengan iringan lantunan shalawat.
Setelah diarak keliling kampung, kemudian tumpeng ketupat cokelat itu didoakan dan dimakan bersama-sama oleh para pengunjung yang telah memadati lokasi sejak dini hari. Mereka tampak berdesakan untuk mendapatkan ketupat cokelat tersebut.
